Ojiek, Penggila Organisasi!

21 May

Teuku Muhammad Rizal palevi Pasya (10321052)

 

Image

Muhammad Arrozi Effendi, putra Bangka kelahiran 12 Juli 1992 ini merupakan anak bungsu dari pasangan H. Effendi Achmad, SH dan Hj. Maryani Manaf. Ojik, begitu panggilan akrabnya menghabiskan masa kecilnya di lingkungan keluarga yang memiliki disiplin yang tinggi. Ayahnya merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, sedangkan ibunya merupakan lulusan Fakultas Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Sunan Kalijaga. Saat ini ia tengah menjalani pendidikan strata 1 di Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia.

            Memulai pendidikannya di TK Pertiwi Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Ojik kecil sangat menyukai hal-hal yang berbau seni. Menyanyi dan membaca puisi merupakan dua hal yang sangat diminati olehnya. Setelah itu ia melanjutkan pendidikannya di SDN 1 Belinyu, SMPN 1 Belinyu, dan SMAN 1 Pangkalpinang. Menjalani pendidikan tidak membuat ia hanya terfokus pada satu hal saja, ia berusaha mencari ilmu lain yang tidak bisa ia dapatkan di bangku sekolah. Hal itu ditunjukkan dengan menjadi salah satu penyiar Radio di Batara FM Bangka dari tahun 2002 hingga 2003. Ilmu Public Relation menjadi salah satu kelebihan yang ia dapatkan dengan menjadi announcer, ilmu yang saat ini sangat ia fokuskan ketika menjalani pendidikan perguruan tinggi. Ketika duduk di bangku SMA, ia juga aktif dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sebagai wakil ketua.Tidak hanya itu, jiwa sosialnya juga tinggi dengan menjadi anggota Palang Merah Remaja Indonesia.

            Dalam menempuh pendidikannya selain pendidikan formal, ia juga banyak mengikuti pendidikan nonformal seperti training dan seminar. Pria satu ini pernah mengikuti beberapa seminar yang pernah diadakan di Bangka Belitung seperti Konselor Sebaya Badan Koordinasi Keluarga Berencana Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pendidikan dan Pelatihan Seni Teater Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pangkalpinang.

            Dalam menjalani pendidikannya sekarang, ia mengambil konsentrasi Manajemen Media. Ketua Komisi 2 Administrasi Keuangan Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia ini sangat tertarik kepada media. Minat untuk terjun ke dunia media sudah ditunjukkan sejak ia masih duduk di bangku SMP dengan menjadi penyiar radio dan presenter di salah satu stasiun tv lokal. Menurutnya media merupakan suatu kesempatan kita bisa menggali ilmu untuk dapat mengenggam dunia. Kehidupan masa kuliahnya memang sangat diisi dengan mengikuti berbagai macam kegiatan dan organisasi. Saat ini ia terdaftar sebagai perwakilan perguruan tinggi Universitas Islam Indonesia dalam Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia. Jabatan Staf Pengabdian Masyarakat Lembaga Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Indonesia periode 2011-2012 juga pernah ia rasakan. Ia memiliki pemikiran bahwa ilmu tidak hanya ada pada materi perkuliahan saja, tapi masih banyak ilmu yang bermanfaat diluar materi perkuliahan seperti berorganisasi, contohnya ia merupakan salah satu anggota Lembaga Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Perwakilan Mahasiswa.

Pria multi talenta ini memiliki beberapa pengalaman menjadi Master of Ceremony (MC) ketika menjalani pendidikan di perguruan tinggi. Beberapa acara yang pernah ia ikuti adalah MC Mega Project PSIKO 2010, MC Pesona Ta’aruf LEM UII 2011, Moderator Bedah Buku Bung Hatta 2012, MC Seminar Nasional Kewirausahaan LEM UII 2012, Host Grand Opening Jip-pie café, Host Grand Opening Kedayogurt, MC Culture Nation Kantong Semar Organizer Yogyakarta, MC National Youth Seminar For Indonesia 2013, dan MC Education Performance Diamond Organizer 2013. Dengan pengalamannya menjadi MC di beberapa acara membuat pria ini menjadi lebih percaya diri ketika berbicara dengan orang banyak.

            Di kalangan teman-temannya, pria satu ini dikenal sebagai sosok yang ceria dan mudah untuk dekat dengan seseorang. Travelling menjadi salah satu hobi yang paling sering ia lakukan, karena menurutnya dengan bepergian dapat membuat pikiran yang kacau dapat jernih kembali. Beberapa karya tulis pernah ia hasilkan, di antaranya, buku Komunikasi Politik “Panggung Ketoprak Komunikasi Politik”, penulisan penelitian kuantitatif “Pengaruh Iklan Komparatif Kartu AS dan Kartu XL Terhadap Minat Beli Mahasiswa Ilmu Komunikasi 2011”, penulisan penelitian kualitatif “Resepsi Anak-anak SD di Perumahan Minomartani Terhadap Tayangan Tendangan Si Madun”, penulisan penelitian Kuantitatif “Pengaruh Budaya Perusahaan dan Manajemen Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Karyawan ADITV.”

            Menjadi dosen adalah salah satu keinginannya sekarang, oleh karena itu ia memutuskan akan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tingi lagi setelah lulus dari Strata 1 Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia. Menurutnya, ilmu merupakan sesuatu hal yang perlu diturunkan kepada generasi penerus bangsa, karena ilmu tidak akan dibawa mati. Jadi tidak ada salahnya jika kita saling berbagi ilmu selama masih memiliki kemampuan untuk itu.

                       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: