Tidak Hanya Korupsi Uang, Tetapi Juga Korupsi Waktu

8 Apr

Image

Ade Pandu Narwastu (10321051)

Bahaya korupsi di negara Indonesia sudah mulai menjamur, tidak hanya di kalangan pejabat negara atau di kalangan pemerintahan yang hanya bisa korupsi uang tetapi di kalangan menengah ke bawah yang juga bisa korupsi waktu. Pada dasarnya korupsi adalah mengambil atau menggunakan sedikit banyak kepentingan kelompok di atas kepentingan sendiri. Dari pada itu korupsi sudah menjadi hal yang biasa dilakukan untuk memberikan kepuasan bagi dirinya sendiri dan mengesampingkan kepentingan bersama. Contoh bagi korupsi yang dilakukan pejabat negara adalah ketika korupsi di Indonesia terjadi dan sudah diketahui oleh orang banyak, maka pejabat negara yang beralasan sedang berobat ke luar negeri, kemudian sakit-sakitan, bahkan ada juga yang ketika sudah di penjara bisa berjalan-jalan untuk menonton pertandingan tennis di tempat lain. Padahal orang dipenjara harusnya tidak boleh keluar dari (Lembaga Pemasyarakatan) lapas yang sedang mengurungnya.

Dengan demikian bahaya korupsi yang ada di Indonesia ini tidak hanya memberikan peluang korupsi di badan pemerintahannya saja, tetapi juga di kaki-kaki tangan orang kecil yang notabene itu hanyalah seorang pekerja kecil. Kemudian selain korupsi yang dilakukan oleh pejabat negara korupsi itu juga terjadi untuk kalangan kelas menengah ke bawah. Sedikit banyak kita sering menggunakan waktu yang seharusnya digunakan untuk kepentingan umur tetapi malah digunakan untuk kepentingan pribadi. Itulah yang disebut korupsi waktu, korupsi yang tidak terasa tetapi bisa berdampak kepada orang lain dan bisa menyebar dari mulai kadang-kadang menjadi seterusnya, dari mulai sementara menjadi sementahun. Korupsi menggunakan waktu itu sangat menguntungkan bagi diri sendiri tetapi tidak menguntungkan untuk orang lain. Sama halnya dengan misal seorang guru yang seharusnya mengajar tepat pada waktunya tetapi malah bersantai-santai dan tidak segera melaksanakan kewajibannya untuk mengajar murid-murid yang sudah menunggu di kelas. Itu hanya sebagian kecil contoh dari korupsi waktu. Kita tidak memungkiri bahwa korupsi waktu itu sering kita lakukan tetapi kita tidak menyadari hal itu.

Kadang dalam kondisi apapun korupsi bisa terjadi karena didukung oleh kesempatan yang ada. Kemunculan korupsi disebabkan dan didukung oleh kurangnya transparansi di setiap anggota organisasi, kemudian tidak adanya kejujuran di setiap individu. Selain dari kepentingan pribadi yaitu kurang ketertiban hukum yang ada di Indonesia, dan lemahnya hukum yang berlaku untuk pelaku-pelaku korupsi. Kepentingan sendiri lebih diutamakan tetapi banyak orang yang dirugikan dengan hal tersebut. Korupsi yang muncul di kalangan politisi dan birokrasi bisa berbentuk ringan dan berat. Korupsi yang berat yaitu korupsi yang sudah melibatkan uang rakyat demi keuntungan diri sendiri dan demi kenikmatan diri sendiri.

Korupsi dan orang yang melakukan korupsi yaitu koruptor sudah merajalela di setiap penjuru masyarakat. Bahaya yang tidak bisa dibasmi atau dilumpuhkan secara langsung tetapi harus menggunakan tahap-tahap tertentu dalam penyelesaian korupsi. Sedangakan penyelesaian kasus korupsi itu tidak bisa secara langsung dapat diselesaikan dengan begitu saja, tetapi membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk menyelesaikan kasus korupsi yang terjadi.  Itu sama halnya dengan korupsi waktu juga yang tidak disadari yang seharusnya tidak menyelesiakan berlarut-larut tetapi malah membuang-buang waktu untuk tetap menyelesaikan permasalahan korupsi itu.

Kasus korupsi di Indonesia sudah menjadi hal yang biasa ketika pejabat negara membawa uang rakyatnya untuk kepentingan dirinya sendiri dan beralasan untuk mengembalikan uangnya. Bukan hanya itu saja, tetapi kasus korupsi sudah menyebar luas di semua kalangan. Dari mulai kalangan mengenah keatas sampai kalangan menengah ke bawah. Dampak dari semua itu adalah pertama korupsi membuat hancur perekonomian negara, yang seharusnya stabil mulai tidak stabil. Seharusnya bisa untuk keuntungan negara malah dapat merugikan negara dan juga merugikan masyarakat banyak. Korupsi juga tidak hanya korupsi uang tetapi korupsi waktu yang menjadi salah satu korupsi besar di indonesia.

Pengadaan keuangan negara yang tidak layak sering menjadikan kesempatan untuk koruptor dan mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya demi kepentingan pribadinya. Baik-tidak baik, jujur tidak jujur, yang namanya korupsi tetap saja hal yang tidak baik, dan merugikan orang lain. Korupsi membuat orang bahagia di atas penderitaan orang lain dan membuat rasa empati, simpati dan kebijaksaannya berkurang. Lebih mementingkan egonya mementingkan diri sendiri, mementingkan kepentingannya sendiri. Rasa sosial terhadap lingkungan rasa saling berbagi dan rasa peka terhadap penderitaan orang lain mulai berkurang, karena kepentingannya sendiri lebih banyak dari pada kepentingan bersama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: