Kreatif = Gila !!!

2 Apr

A’an Mei Handoko

Aahhh… loe nggak kreatif orangnya. Kalimat yang sering orang keluarkan ketika ada temannya yang melakukan salah dalam suatu pekerjaan atau kurang sesuai dengan apa yang diharapkan. Sedikit-sedikit orang dengan mudah melontarkan kalimat tersebut, mungkin sudah menjadi tradisi dan tak jarang kalimat “nggak kreatif” menjadi suatu lelucon bahkan ejekan untuk orang lain.

“Sebagai seorang mahasiswa kita harus dituntut kreatif”, itulah kalimat yang diucapkan oleh pembicara dalam sebuah seminar. tetapi mahasiswa sendiri belum tahu konsep kreatif itu seperti apa. Kreatif itu bentuknya seperti apa, mungkin masih tabu bagi mahasiswa yang baru menginjakkan kakinya di sebuah universitas. Tetapi sebenarnya ketika kita masih menggunakan seragam sekolah baik SD, SMP dan SMA. Kita pasti sudah melakukan hal kreatif hanya saja kita belum tahu itu termasuk kreatif atau bukan. Yaaa sudahlah. Kita lupakan sejenak akan hal itu, karena tuntutan yang lebih mungkin saat kita kuliah, karena setelah itu kita akan terjun kelapangan sebagai bagian dari masyarakat.

Kreatif itu tidak semudah mengucapkannya, kreatif bukan saja milik orang orang yang hebat, tapi kreatif milik semua orang yang ingin berbuat lebih. Kreatif itu beda, kreatif itu baru, dan yang pasti kreatif itu gila. Kreatif itu harus berani gila, berani mengambil peluang yang ada, berani mempertaruhkan segala hal yang belum pasti berhasil. Karena melakukan hal kreatif. Kita juga harus sudah siap akan kegagalan yang akan dihadapi.

Kenapa kreatif orang gila? Yupss… kebanyakan orang sering mengatakan, bahwa kreatif harus berani gila, ide-ide gila. Terkadang terdengar agak aneh. Namun itu hanya sebuah filosofi. Bahwa menjadi orang kreatif itu harus tahu ruang lingkup yang ada dan pastinya mengambil yang positifnya saja. Untuk menjadi orang kreatif kita harus menjadi unik dari yang terunik, menjadi beda dari semuanya, dan yang terbaik dari yang terbaik. Kenapa seperti itu? karena masyarakat banyak menilai dan menginginkan hal yang baru, segera dan berbeda dari yang biasanya.

Bila diberi perumpamaan, akan diambil contoh layaknya buah kelapa, kenapa buah kelapa? Karena buah kelapa memiliki banyak manfaat dari semua komponen, hal itu tidak kita jumpai pada buah-buahan lainya. kita mulai lihat dari paling luar yakni serabut bisa digunakan sebagai sapu, bahan bakar dan alat pencuci perlengkapan rumah tangga. Kemudian kita lanjut yang kedua yaitu batok kelapa yang biasa digunakan untuk arang, dan banyak seniman menggunakan untuk karya seni yang bercita rasa tinggi yang paling fenomenal sampai sekarang adalah asbak. Karena mayoritas masyarakat Indonesia menggunakanya. Kemudian yang ketiga adalah isinya sendiri bisa digunakan untuk santan/minyak goreng jika sudah tua dan langsung dimakan sebagai es degan jika masih kelapa muda. Terakhir adalah airnya yang notabene memiliki banyak manfaat di antaranya, mengatasi dehidrasi, mencegah diabetes dan memperlancar pencernaan.

Bagaimana unik dan banyak fungsi hanya dalam satu buah kelapa, begitu pula kita seharusnya kita mampu seperti itu, maksudnya disini adalah selagi kita menciptakan sesuatu yang baru kita harus memikirkan berlapis-lapis kegunaan dan manfaatnya. Menciptakan hal yang kreatif harus dilihat dari yang paling sederhana hingga yang paling sempurna. Itu bertujuan sebagai cadangan jika salah satunya gagal. Mungkin benar memberikan manfaat yang selalu diterima manyarakat itu tidak mudah. Tapi apa salahnya kita terus mencoba dan mencoba.

Mengutip kalimat Deddy Corbuzier, “Gagal dan berhasil itu memiliki kesamaan, yakni sama-sama tidak memandang bulu kamu siapa”. Masih menurut Courbuzier, “jika kita ingin menjadi orang yang sukses, kita harus mampu menamkan jiwa yang tinggi dan mematok tujuan yang tinggi”. Kalimat itu sudah menggambarkan bahwa kreativitas harus memiliki selera yang tinggi dan memiliki ekspetasi yang besar pula agar kita tidak akan pernah sakit ketika kita akan jatuh.

Menjadi orang yang selalu kreatif memang tidak mudah, karena kreatif tidak selalu muncul. Seperti halnya menulis artikel ini, kita harus kreatif dalam penulisan dan pemilihan kata-kata yang akan digunakan. Bisa jadi bahwa kreatif itu selalu membuat pusing kepala karena kreatif menuntut lebih dari kita.

Tuhan menciptakan manusia dengan akal dan pikiran, berbeda dengan makhluk lainya. dari situ manusia memiliki kelebihan yang luar biasa untuk berbuat sesuatu. Ketika manusia melakukan sesuatu manusia selalu berpikir untung-rugi dan baik-salah. Itu adalah hal yang manusiawi. Karena sejatinya manusia selalu ingin yang terbaik dan keuntungan bagi diri sendiri.

Begitu juga dengan kreatif, kreatif merupakan salah satu bentuk daya akal dan pikiran yang akan dituangkan dalam sebuah ide dan dalam bentuk nyata. Pertanyaan yang sering timbul, apakah kreatif itu selalu yang bagus-bagus saja?. Bisa jadi sepeti itu, karena kreatif itu tergantung situasi waktu dan orang yang menggunakan ide kreatif tersebut. Bisa saja kreatif digunakan untuk hal hal yang tidak baik dan patinya hasil kreatif tersebut pasti tidak baik juga.

Kreatif sejatinya sangat mudah jika kita terbiasa dengan hal-hal yang baru dan mampu menyikapinya dengan santai. Namun kreatif memang perlu penekanan agar bisa menghasilkan yang sempurna dan diterima masyarakat. So kapan lagi kita mulai kalau tidak sekarang. Indonesia tidak bisa lagi menuggu kita. Mari berbuat tanpa banyak berbicara. Karena Indonesia saat ini membutuhkan kreatifitas dari penerus bangsa seperti kita-kita ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: