Jadilah Penulis Kreatif

2 Apr

Nikita Putri Hutami (10321025)

Penulis kreatif adalah seseorang yang cerdas, memiliki pengetahuan yang luas, pintar, mampu membuat orang lain termotivasi, terinspirasi, hingga tulisannya dinobatkan sebagai karya best seller. Modal menjadi penulis kreatif pun besar, harus rajin membaca buku, browsing, bergaul dengan orang-orang pintar, aktif mengikuti organisasi yang mampu menggali potensi menulis, intinya selalu berkaitan dengan cerdas, cerdas, dan cerdas. Bagaimana jika ada orang yang tidak pernah membeli buku, tidak membaca buku, tidak pintar, tidak cerdas, tidak aktif dalam organisasi ini dan itu, tapi dia punya semangat yang luar biasa untuk menulis, apakah bisa menjadi penulis kreatif? Tentu saja tidak bisa, dan jangan coba-coba bermimpi untuk layak dijadikan penulis kreatif. Modal saja tidak punya, bagaimana bisa menjadi penulis kreatif. Apakah jawaban itu benar? Jawaban yang sebenarnya adalah “salah besar”. Semua orang bisa menjadi penulis kreatif.

Menjadi seorang penulis kreatif hanya membutuhkan satu modal saja, yaitu kreatif. Kreatif adalah buah pikiran yang sudah menjadi sarang laba-laba di dalam otak dan harus dikeluarkan suatu saat nanti. Maksudnya adalah pemikiran atau ide yang lama terpendam di dalam otak, hingga menjadi sarang laba-laba, tidak dibersihkan sama sekali. Alangkah lebih baiknya jika buah pemikiran tersebut disegarkan kembali, tapi dengan nuansa yang berbeda yaitu diberi penambahan hiasan agar menjadi baru. Sering sekali kita melihat gambar visual adanya bohlam lampu yang menandakan adanya ide di dalam pikiran. Ya, seperti itulah gambarannya. Kebiasaan otak yang gelap gulita sering membuat seseorang merasa kehabisan ide, dan frustasi. Cobalah cari ide lama yang ada di ruang gelap gulita tersebut dengan menambah aksen bahwa ruangan itu akan terang. Itulah yang disebut kreatif, sederhana tapi memberi warna namun tidak keluar dari konteks ide lama. Sebenarnya ide kreatif hanyalah sebuah ide lama yang diperbaharui menjadi ide baru. Apa yang sudah ada lama menjadi apa yang menjadi baru. Dari sanalah terciptanya suatu hal yang unik, berbeda, dan inovatif.

Apakah semudah itu untuk menggapai kreativitas? Pastinya, tidak. Sama halnya dengan motivasi dalam menulis, kreatif juga membutuhkan motivasi. Motivasi dalam kreativitas tergantung dalam niat. Ada orang yang merasa hidupnya terbatas ingin melawan batas dengan kreatif. Keterbatasan dalam diri seseorang dapat membuat api semangat yang tidak pernah diduga. Ingin menyamakan kedudukan dengan yang sedang dipuja oleh banyak orang namun dengan cara yang berbeda. Ingin populer seperti orang-orang terkenal tapi dilakukan dengan cara yang tidak biasa. Itulah kreatif. Berani melawan keterbatasan dan buktikan bahwa semua orang bisa kreatif.

Kreatif itu sederhana tapi mahal harganya. Belajarlah dari kesederhanaan dan buatlah menjadi istimewa. Penulis kreatif akan selalu menciptakan tulisan yang dapat diingat oleh para pembacanya. Tulisan kreatif lahir dari orang-orang yang ingin membuat karyanya bermanfaat. Tidak hanya menulis yang biasa-biasa saja. Tapi tulisannya mampu menghipnotis banyak orang untuk menyukainya. Tidak ada kaitannya dengan orang yang benar-benar punya jiwa penulis, sastrawan, motivator, novelis, dan lain-lain. Tidak ada batasan siapa pun orangnya bila ada niat yang matang akan melahirkan suatu tulisan kreatif. Sekali lagi, lawanlah keterbatasan apa pun yang menghalangi diri untuk dapat menciptakan tulisan kreatif. Banyak penulis terkenal yang tidak menemukan jalan kesempurnaan untuk tulisannya. Mereka juga menemui kendala dalam memikirkan tulisan apa yang akan dianut banyak orang nantinya. Apa yang menyebabkan orang tertarik untuk membaca tulisan ini? Apa yang mengharuskan orang mau menyukai tulisan ini? Apa yang orang ingin ingat dari tulisan ini? Pertanyaan-pertanyaan menyeramkan itu adalah bekal untuk menciptakan suatu tulisan yang kreatif. Kedengarannya memang sangat kejam, dan membuat orang pesimis untuk menulis. Tapi, pertanyaan seperti itu justru mendorong semangat untuk membuat karya yang berbeda.

Pernah suatu ketika, saya berjalan melintasi toko buku terkenal di pusat perbelanjaan. Buku-bukunya tertata sangat rapi dengan dipisah oleh bidang genre buku yang berbeda-beda. Di depan pintu masuk sudah banyak jajaran buku best seller. Salah seorang teman menyeret saya untuk mendekat ke arah buku-buku terkenal itu. Saya pun hanya tertarik melihat sampulnya daripada membaca bukunya. Teman saya menunjuk salah satu buku yang disukainya. Ya, sebuah novel yang ramai diperbincangkan banyak orang. Novelnya berjudul ”Perahu Kertas”. Berkali-kali ia mengungkapkan isi buku tersebut sangat bagus, dan mewajibkan saya untuk membacanya. Bahkan, ia juga menceritakan sebagian isi cerita yang ada di dalamnya. Saya mengamati, apakah teman saya sedang dibayar untuk mengadakan promo novel di toko buku? Penulisnya saja mungkin tidak kenal dengan sosok teman yang sedang bersama saya di sana. Teman saya juga tidak pernah mendapat tanda tangan khusus dari si penulis atau mendapat novel itu secara gratis. Apakah tulisan itu yang disebut tulisan kreatif? Saya pribadi mengatakan, iya. Alasannya adalah isi novel tersebut memang unik. Mencurahkan isi hati dengan menulis di buku diary itu biasa. Penulis novel mencoba mencari apa yang tidak biasa orang lakukan. Menulis isi hati dengan sebuah kertas yang dibentuk menyerupai perahu kemudian dibiarkan berlayar di sungai. Keunikan ide cerita itulah yang membuat siapa saja ingin menyukai tulisan tersebut.

Tulisan kreatif tidak hanya membuat orang mengingat semua isi tulisannya. Namun, tanpa ada bayaran khusus, orang yang sudah membacanya pun ingin menyampaikannya kepada orang lain. Tidak perlu mencari penerbit buku untuk mendapat predikat si penulis kreatif. Tulisan kreatif bisa dilakukan di media apa saja, seperti internet (media online). Misal, menulis untuk blog tentang informasi yang belum diketahui oleh banyak orang. Contohnya informasi bahaya tidak minum air putih. Sudah banyak orang menulis manfaat minum air putih, tapi jarang sekali yang membahas bahayanya. Selain itu, pengalaman pribadi tidak kalah menariknya untuk dibaca semua orang. Seperti berbagi cerita saat liburan ke Karst Bantimurung Sulawesi. Tulis saja apa yang menjadi daya tarik mengapa Bantimurung sangat layak untuk disinggahi. Ceritakan bahwa Bantimurung adalah lokasi yang terkenal akan air terjunnya. Di sana juga bisa melihat ratusan jenis kupu-kupu yang indah. Buatlah pembaca seakan ingin sekali pergi ke tempat itu. Asah kemampuan menulis dengan ide yang bermanfaat untuk pembaca. Berlatihlah untuk menjadi penulis kreatif dari sekarang. Ayo menulis kreatif !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: