Tuan Rumah Bagi Karya Anak Bangsa

26 Mar

Dira Elita (09321015)

 

Banyaknya produk-produk buatan luar negeri yang beredar di Indonesia, membuat masyarakat Indonesia sendiri lebih mempercayai dan lebih bangga menggunakan produk buatan luar negeri ketimbang dalam negeri. Padahal produk-produk buatan dalam negeri ini sebenarnya tidak kalah jika dibandingkan dengan produk luar. Bahkan kualitasnya mungkin di atas produk tiruan buatan Cina yang juga membanjiri Indonesia. Sebenarnya produk dalam negeri sangat mungkin untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri karena didukung oleh beberapa hal, yang pertama adalah pengetahuan.

Ilmu pengetahuan yang semakin berkembang di Indonesia sangat memungkinkan untuk membuat produk-produk sekelas buatan luar negeri yang telah mendunia. Contohnya saja mobil Esemka, mobil buatan anak-anak SMK di Surakarta ini walaupun masih dibuat secara manual tetapi hasilnya tidak kalah dengan buatan luar negeri. Meskipun mobil ini belum lulus uji emisi, namun seharusnya kita patut berbangga karena tidak pernah terbayang sebelumnya bahwa Indonesia dapat membuat dan merakit mobil sendiri. Apalagi yang merakit mobil Esemka ini adalah para remaja yang masih duduk di bangku SMK. Itu merupakan salah satu bukti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Di tengah maraknya produk luar yang terus mendominasi pasaran Indonesia, tetapi anak-anak SMKN 2 Surakarta ini bisa membuktikan bahwa Indonesia juga bisa menyaingi produk-produk luar tersebut dengan bekal pengetahuan yang mereka dapat dari bangku sekolahnya.

Kemudian hal yang kedua adalah adanya dukungan media dan teknologi. Perkembangan teknologi internet dan sosial media yang sedang diminati masyarakat saat ini juga turut berperan penting dalam mengenalkan produk-produk buatan Indonesia. Dengan adanya kemudahan untuk mendapatkan informasi dan perkembangan tentang produk-produk tersebut, bukan tidak mungkin jika produk-produk dalam negeri ini nantinya akan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Selain membantu mengenalkan produk-produk buatan dalam negeri, media juga berfungsi untuk membangun kepercayaan masyarakat Indonesia atas produk-produk buatan dalam negeri tersebut. Kepercayaan tersebut dibangun dari informasi, bagaimana kelebihan serta perkembangan produk dalam negeri itu.Serta pandangan dari orang-orang yang menulis pendapat atau pandangannya di forum maupun blog pribadinya berdasarkan informasi yang telah disebarkan melalui media cetak, elektronik maupun internet.

Mungkinkah produk dalam negeri bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri? Produk-produk dalam negeri ini bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri karena hingga ini saat ini tingkat impor barang-barang ke Indonesia masih tinggi dan Indonesia hampir tidak mempunyai produk-produk buatan dalam negeri sendiri. Dimulai dari hal kecil seperti baju sampai barang elektronik seperti handphone, mobil, dan motor pun masyarakat Indonesia masih mengandalkan produk buatan luar negeri ketimbang buatan dalam negeri sendiri. Padahal, harga dari produk-produk luar tersebut tentunya tidak murah karena sudah terkena biaya masuk Indonesia.

Bahkan barang-barang buatan Cina pun seakan tidak kalah untuk ikut mendominasi pasar Indonesia. Produk-produk buatan Cina yang kebanyakan “kualitas nomor 2” ini nyatanya tetap diminati masyarakat Indonesia. Karena ada sebagian masyarakat yang beranggapan, jika tidak sanggup membeli produk luar bermerk yang harganya selangit, membeli barang “kualitas nomor 2” buatan Cina pun sudah cukup. Padahal produk-produk tiruan Cina ini belum tentu berkualitas sama dengan produk aslinya. Mungkin hanya bisa bertahan selama beberapa bulan saja karena kebanyakan produk-produk tiruan Cina ini lebih mementingkan kemiripan barang dan bentuk daripada kualitas barang itu sendiri.

Dengan adanya produk dalam negeri diharapkan bisa menekan tingkat impor produk-produk luar negeri ke Indonesia. Karena sebenarnya Indonesia sendiri mempunyai potensi untuk membuat produk-produk yang setara dengan produk luar yang telah mendunia. Tetapi karena masyarakat Indonesia terbiasa dimanjakan oleh masuknya produk-produk dari luar berkualitas tinggi yang menyebabkan masyarakat merasa malas untuk menggali potensi yang ada. Karena sudah tersedia produk luar negeri yang bisa tinggal langsung digunakan tanpa harus dipikirkan dan dibuat terlebih dahulu. Padahal dengan memproduksi dan menggunakan produk dalam negeri, harganya bisa lebih murah daripada produk luar.

Kekurangan dari produk dalam negeri untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri adalah kurangnya dana untuk membuat dan mengembangkan produk-produk tersebut. Karena banyaknya masyarakat yang masih memandang sebelah mata produk buatan dalam negeri. Ini yang menyebabkan para investor ragu membantu dana untuk perkembangan produk buatan anak bangsa ini. Hal yang sama juga terlihat dari pemerintah Indonesia yang terkesan acuh tak acuh dengan produk-produk dalam negeri ini. Padahal jika pemerintah mau melihat dan memperhatikan produk-produk karya anak bangsa ini, bukan hal yang mustahil jika nantinya produk karya dalam negeri ini dapat berkualitas internasional dan dapat bersaing dengan produk luar yang telah mendunia.

Kemudian kekurangan lainnya adalah fasilitas yang ada di Indonesia tidak secanggih dan modern seperti produk luar negeri. Tidak sedikit produk dalam negeri yang masih manual dalam proses pengerjaannya sehingga memakan waktu lama. Padahal dengan adanya fasilitas yang memadai serta didukung oleh mesin-mesin yang modern dan canggih, dapat menghemat waktu karena pengerjaan menjadi lebih cepat. Selain itu tidak adanya dukungan pemerintah juga menjadi salah satu kekurangan dari produk dalam negeri tersebut. Sebenarnya salah satu bentuk pengenalan dan promosi terbaik produk-produk dalam negeri ini adalah dari pemerintah itu sendiri. Jika pemerintah sudah menggunakan dan menyatakan bahwa produk dalam negeri ini bagus dan layak pakai, maka masyarakat pun secara tidak langsung akan terpengaruh dan mulai memperhatikan produk tersebut. Sayangnya pemerintah Indonesia yang masih kurang peduli dengan produk karya anak bangsa. Hal inilah yang menghambat perkembangan dan kemajuan dari produk-produk buatan dalam negeri.

Produk-produk dalam negeri yang memungkinkan untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri tentunya mempunyai kelebihan. Di antaranya adalah dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Indonesia. Seiring dengan semakin maju produk-produk buatan Indonesia untuk ke depannya, tentu membutuhkan jumlah tenaga kerja yang tidak sedikit pula. Apalagi jika misalnya produk-produk buatan dalam negeri ini benar-benar sukses dan diminati oleh pemerintah maupun masyarakat lain. Mobil Esemka buatan anak-anak SMK ini misalnya, Semenjak para siswa-siswa ini sekolah sudah dibekali pengetahuan tentang ketrampilan otomotif dengan merakit dan membuat mobil sendiri secara manual. Nantinya, setelah para siswa-siswa ini lulus dari bangku SMK, mereka bisa meneruskan kembali usaha perakitan mobil Esemka ini. Atau menciptakan lapangan pekerjaan baru berbekal pengetahuan otomotif yang mereka dapat di sekolah. Jika masih sekolah saja para siswa SMK ini sudah piawai merakit mobil, ketika mereka lulus nanti mereka pasti bisa menghasilkan produk-produk yang tidak kalah canggih dari mobil Esemka ini.

Kemudian kelebihan lainnya dengan menjadi tuan rumah produk-produk dalam negeri adalah dapat mengajak masyarakat untuk mencintai dan memakai produk-produk buatan dalam negeri. Karena Indonesia yang sebenarnya memiliki kekayaan yang melimpah baik itu kekayaan sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang masih kurang digali potensinya. Dengan mencintai dan membeli produk karya anak bangsa sama artinya masyarakat Indonesia mendukung adanya produk-produk buatan dalam negeri. Adanya dukungan tersebut bisa menjadi pemacu para produsen-produsen untuk lebih serius dalam mengembangkan dan mengerjakan produknya. Sehingga nantinya produk-produk Indonesia bisa bertaraf Internasional dan bersaing dengan produk luar yang telah mendunia bukan lagi hanya angan-angan semata.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: