Youtube, Aktor Di Balik Ketenaran

27 Apr

Anggi Septa Sebastian

Kita tentu masih ingat dengan Sinta-Jojo? Dua gadis yang sempat menggegerkan Indonesia akhir tahun lalu karena video keong racun versi lipsync mereka. Atau jika sudah lupa, Anda tentu ingat dengan Udin? Pria nyentrik yang menyanyikan lagu “Udin Sedunia”. Masih lupa lagi? Kalau yang satu ini Anda tentu  sangat familiar. Briptu Norman, brimob yang terkenal gara-gara menyanyikan Chaya-Chaya yang juga dalam versi lipsync.

Itu masih yang bertaraf dalam negeri. Di luar negeri ada MoyMoy Palaboy asal Filipina yang juga tenar akibat video lipsync mereka. Lebih heboh lagi, artis remaja asal Kanada, Justin Bieber yang mendadak terkenal dan digandrungi banyak wanita.

Namun, tahukah Anda apa rahasia ketenaran mereka saat ini? Mereka menggunakan Youtube. Apa itu Youtube? Youtube adalah salah satu layanan dari Google yang memfasilitasi penggunanya untuk meng-upload video dan bisa diakses oleh pengguna yang lain dari seluruh dunia secara gratis. Awalnya Youtube didirikan oleh 3 orang mantan karyawan PayPal, sebuah alat pembayaran yang menggunakan internet, yakni Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim pada Februari 2005. Namun pada Oktober 2006 situs ini dibeli Google seharga US$ 1.65 milliar atau sekitar 165 trilliun setelah sebelumnya melihat pangsa pasar Youtube sebesar 43%.

Jadi dengan Youtube, Briptu Norman dan kawan-kawan (Sinta-Jojo dan Udin) serta MoyMoy Palaboy dan Justin Bieber meng-upload video rekaman mereka ke situs ini. Video mereka nantinya akan ditonton oleh berjuta-juta pengguna Youtube. Bahkan ibu Justin Bieber dengan sabar meng-upload video rekaman saat Justin Bieber masih kecil hingga sekarang saat terkenal.

Tidak hanya Briptu Norman dan kawan-kawan saja yang gencar menggunakan Youtube. Pada bulan Desember 2007, Ratu Inggris meluncurkan video The Royal Channel yang menampilkan pesan tahunannya di hari Natal. Tak hanya itu, video tersebut berisi rekaman terbaru dari sejarah keluarga kerajaan Inggris. Fenomena tersebut disusul oleh Barrack Obama dan Paus yang ikut meluncurkan salurannya sendiri pada 2009.

Di situs ini ada istilah “tingkat kepopuleran”. Istilah ini menentukan posisi video Anda di laman Youtube. Semakin populer video Anda, maka video tersebut akan berada di puncak daftar yang muncul ketika kita memasukkan kata kunci. Bahkan jika sangat popular maka video Anda akan masuk dalam kategori most popular, yaitu video dengan jumlah penonton/pengunduh lebih dari juta-an.

Tingkat ke-populer-an ini dihitung berdasarkan jumlah user yang menonton video Anda. Semakin banyak yang menonton, maka Anda akan semakin populer. Angka yang fantastis pernah diraih oleh Stefani Joanne Angelina Germanotta, atau lebih dikenal dengan Lady Gaga. Video klipnya yang berjudul Bad Romance dilihat oleh 196.000.000 pengunjung. Fantastis bukan? (bandingan)

Video yang apa saja bisa di-upload ke dalam situs ini. Semuanya. Dari video sepele tentang curhat seseorang, video klip lagu, konser, aksi-aksi atlet dan masih banyak lagi. Dari yang berbau seni hingga yang berbau pornografi. Semua ada di situs ini. Anda tinggal mengetikkan kata kunci pada mesin pencari.

Tidak hanya meng-upload, kita juga bisa men-download video yang ada dalam situs secara bebas. Memang ada beberapa video yang tak bisa diakses sama sekali, biasanya video yang berbau pornografi (menurut standar Youtube). Namun video seperti ini biasanya bisa dibuka jika kita meiliki akun di Youtube dan masuk ke laman ini dengan menggunakan akun tersebut. Tidak susah untuk membuat akun ini.

Banyak yang bisa Anda manfaatkan dari Youtube. Misalnya saja ketenaran yang untung-untungan tadi. Anda bisa mendadak terkenal dengan aksi Anda di depan kamera amatir. Atau jika Anda seorang produsen, maka Anda bisa menggunakan Youtube sebagai media promosi gratis. Tentu hal ini akan sangat mengurangi pengeluaran Anda bukan? Atau jika Anda seorang pecinta sejati, yang sedang terhalang jarak dengan pasangan Anda, Anda bisa memanfaatkan situs ini untuk ajang kangen-kangenan. Namun untuk hal ini, Anda harus memastikan bahwa materi yang ada dalam video yang akan Anda upload tidak berisi hal-hal yang merugikan Anda. Selebihnya terserah Anda.

Memang dalam dunia maya (internet) penggunaan semua fasilitas berada di tangan pengguna (user). User bisa berbuat semaunya di sini. Jika kita runut kebelakang, tepatnya pada Agustus 2009, kita pasti tahu apa yang dilakukan Marshanda di situs ini. Dia dengan terisak-isak  memaki teman-temannya saat masih bersekolah dulu.

Peristiwa tersebut seakan membenarkan pernyataan di atas tentang bebasnya perilaku berinternet. Terkait dengan apa yang masyarakat pandang, itu urusan belakangan. Demikian juga Youtube. Saking bebasnya situs ini pernah diblokir di sejumlah negara. Di Brasil misalnya, situs ini pernah dituntut oleh model dan VJ MTV karena menyediakan video yang dibuat paparazzi tentang kemesraannya bersama sang pacar. Alhasil, Youtube dilarang di Brasil. Namun masalah tak selesai hanya disitu, di Brasil saat ini muncul situs brtube.com sebagai pengganti Youtube.

Liga Arab tentu saja pernah sepakat untuk memblokir situs ini karena dianggap berbahaya. Indonesiapun juga demikian, pada 1 April 2008, Menteri Informasi Indonesia, Muhammad Nuh menulis surat yang meninta pihak Youtube menghapus film “Fitna”, yang dibuat oleh Geert Wilders, politisi sayap kanan Belanda. Pemerintah Indonesia memberikan waktu dua hari untuk penghapusan tesebut, jika tidak maka Youtube akan diblokir di Indonesia. Tepatnya 4 April 2008, Menteri Informasi meminta semua ISP memblokir akses ke Youtube dan sehari setelahya, 5 April 2008, Youtube bersama MySpace, Metacafe, Rapidshare, Multiply, Liveleak dan situs resmi “Fitna” diblokir di Indonesia.

Data dari the-marketeers.com menunjukkan bahwa, sebanyak 85 persen melihat video musik, 50 persen melihat film, 40 persen melihat video yang lucu atau komedi, 30 persen menonton berita,  dan menariknya 18 persen “mengaku” melihat video porno di Internet. Dari delapan kota, Palembang menempati posisi pertama sebagai kota yang memiliki netizen yang paling banyak melihat video porno di internet. Sementara, kota Bandung menduduki peringkat ke-dua.

Dalam riset yang sama, para netizen juga ditanya soal jenis video yang biasa mereka unggah di internet. Sebanyak 70 persen menggunggah video musik,  34 persen mengunggah film,  22 persen mengunggah video lucu, dan di urutan ke-delapan, sebanyak 11 persen menggunggah video porno. Dan, Denpasar dan Bandung sebagai dua kota dengan netizen terbanyak yang mengunggah video porno ke Internet. (sumber: http://the-marketeers.com/archives/hayo-kamu-nonton-video-apa.html, tanggal akses 27 April 2011 jam 20.19 WIB)

Anehnya, dari semua kasus pemblokiran, tidak ada yang sepenuhnya terblokir. Hingga saat ini, Youtube masih bisa diakses karena dibuka kembali oleh pemerintah setempat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: