M.Akbar Zia Ulhaq

27 Apr

Rokok Pembunuh Berdarah Dingin

          Indonesia merupakan negara produsen terbesar rokok saat ini yang sangat banyak digemari oleh seluruh lapisan masyarakat. Negara yang beriklim tropis seperti Indonesia merupakan salah satu tempat paling subur untuk penanaman tembakau yang berkualitas. Tembakau merupakan salah satu bahan utama pembuat rokok yang memiliki kadar pembuat candu nikotin tinggi bagi para penikmatnya.

Dari hasil pengamatan yang saya lakukan, “para penikmat rokok mampu menghabiskan sedikitnya lebih dari lima batang dalam satu hari”, yang berarti tingkat pengguna rokok saat ini telah melebihi kriteria yang ada. Perilaku hidup bersih dan sehat menjadi kebutuhan dasar derajat kesehatan masyarakat saat ini. Namun para distributor rokok saat ini telah banyak menawarkan berbagai produknya dalam bentuk layanan iklan.

Bagi para pecandu, rokok memiliki kenikmatan tersendiri yang tidak bisa dilepaskan dalam kesehariannya, tanpa tahu dampak dari rokok ini terhadap kesehatan. Rokok menyajikan kenikmatan sesaat, namun mampu membunuh secara perlahan tanpa diketahui para penggunanya, jika dikaji lagi lebih dalam banyak sekali terdapat unsur-unsur racun yang mampu membunuh di dalam rokok.

Menurut hasil penelitian yang dilakukan organisasi kesehatan sedunia (WHO), setiap kali menghirup asap rokok, entah sengaja atau tidak, berarti juga mengisap lebih dari 4.000 macam racun. Karena itulah, merokok sama dengan memasukkan racun-racun tadi ke dalam rongga mulut dan paru-paru. Kenyataan ini tidak dapat kita pungkiri, banyak penyakit yang akan terjadi pada perokok aktif sehingga memiliki dampak buruk bagi mereka yang merokok.

Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah diketahui dengan jelas, kebiasaan merokok meningkatkan resiko timbulnya berbagai penyakit. Seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkhitis, tekanan darah tinggi, impotensi, serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin hingga kematian.

Saat ini jumlah perokok aktif sangat tinggi, khususnya di negara-negara berkembang seperti negara Indonesia. Tidak mampu kita pungkiri saat ini remaja SMP pun telah banyak sebagai pengguna aktif rokok, dari hasil wawancara yang saya lakukan bersama remaja pengguna rokok aktif, Ajang adu gengsi antara teman merupakan penyebab utama banyaknya para pengguna rokok saat ini

. Sudah seharusnya upaya menghentikan kebiasaan merokok menjadi tugas dan tanggung jawab dari segenap lapisan masyarakat. Usaha penerangan dan penyuluhan, khususnya di kalangan generasi muda, dapat pula dikaitkan dengan usaha penanggulangan bahaya narkotika, usaha kesehatan sekolah, dan penyuluhan kesehatan masyarakat pada umumnya.

Tokoh-tokoh panutan masyarakat, termasuk para pejabat, pemimpin agama, guru, petugas kesehatan, artis, dan olahragawan, sudah sepatutnya menjadi teladan dengan tidak merokok. Perlu pula pembatasan kesempatan merokok di tempat-tempat umum, sekolah, kendaraan umum, dan tempat kerja. Diharapkan bagi para produsen harus mengikuti Praturan dan penertiban iklan promosi rokok, memasang peringatan kesehatan pada bungkus rokok dan iklan rokok.

Berdasarkan data epidemiologi diketahui kurang lebih 20% dari perokok memiliki risiko delapan kali menjadi penyalahguna NAPZA, dan berisiko sebelas kali untuk menjadi peminum berat dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. Perhatian khusus mengenai masalah ini dikaitkan dengan meningkatnya jumlah perokok remaja.

Menangani masalah kebiasaan merokok pada remaja diharapkan dapat mencegah masalah yang akan timbul dikemudian hari berkaitan kebiasaan tersebut, salah satunya adalah pencegahan penyalahgunaan narkoba. Menurut Teddy Hidayat, Spesialis Kedokteran Jiwa Remaja yang berisiko tinggi adalah remaja-remaja yang memiliki sifat pemuasaan segera, kurang mampu menunda keinginan, merasa kosong dan mudah bosan, mudah cemas, gelisah, dan depresif.

Menangani masalah kebiasaan merokok pada remaja diharapkan dapat mencegah masalah yang akan timbul dikemudian hari berkaitan kebiasaan tersebut, salah satunya adalah pencegahan penyalahgunaan narkoba. Remaja yang berisiko tinggi adalah remaja-remaja yang memiliki sifat pemuasaan segera, kurang mampu menunda keinginan, merasa kosong dan mudah bosan, mudah cemas, gelisah, dan depresif. (www.dampakmerokok.com)

Pemahaman tentang kebiasaan merokok dan kecenderungan sifat kepribadian seseorang akan sangat membantu upaya menghentikan kebiasaan yang merugikan tersebut. Untuk pencegahan kebiasaan merokok pada anak-anak dan remaja. Orang Tua serta guru memegang peranan besar untuk mengawasi, memberikan informasi yang benar dan yang terpenting tidak menjadi contoh perilaku individu yang ketagihan kebiasaan merokok.

Saat ini para pengguna rokok tidak hanya kaum Adam saja namun banyak di temukan kaum Hawa pun juga banyak mengkonsumsi rokok. Telah meratanya para pengkonsumsi rokok saat ini sangat memprihatinkan bukan hanya merusak kesehatan namun bagi kaum Hawa mampu mengakibatkan kemandulan dan kurangnya produksi pada rahim.

Bagi perokok paling berat, dampak menopause dini hampir dua kali lipat. Namun, perempuan yang dulunya merokok, tapi berhenti setidaknya 10 tahun sebelum menopause, pada dasarnya kurang mungkin untuk berhenti menstruasi dibandingkan dengan perokok sebelum usia 45 tahun. Adanya bukti bahwa merokok belakangan dalam kehidupan membuat seorang perempuan lebih mungkin untuk mengalami menopause dini, sedangkan perokok yang berhenti sebelum berusia setengah baya mungkin takkan terpengaruh.

Bagi para wanita merokok di kehamilan sangat meningkatkan risiko keguguran, terkait dengan berat badan bayi lahir rendah, dan menghambat perkembangan anak. Merokok oleh orang tua setelah lahir ini terkait dengan sindrom kematian bayi mendadak, atau kematian ranjang, dan tingginya tingkat penyakit pernafasan bayi, seperti bronkitis, pilek, dan pneumonia, nikotin, bahan tembakau, terdaftar sebagai zat adiktif.

Kecanduan yang dihasilkan dari tembakau ini mampu membuat para penggunanya lupa akan kesehatan diri, bahkan ketika pengguna sedang merokok mereka mampu melupakan aktivitas diri yang lain seperti mereka akan terasa kenyang apabila belum makan dan mereka akan sanggup menahan lapar untuk beberapa jam kemudian apabila telah menghisap satu batang rokok saja.

Laranagn merokok telah dilakukan oleh pemerintah terhadap masyarakat, namun saat ini tindakan yang dilakukan pemerintah belum menunjukan hasil yang positif. Jika pemerintah melakukan penutupan tempat pabrik produksi rokok maka akan banyak masyarakat yang tidak bersalah akan kehilangan mata pencahariannya. Alternatif yang mampu di kaji pemerintah adalah harus adanya kesadaran diri dari masyarakat terhadap kesehatan jika ingin hidup sehat dan berumur panjang.

Sekarang kita telah banyak mengetahui dampak dan akibat yang ditimbulkan dari satu batang rokok, banyaknya kerugian yang kita dapat sehingga berujung maut atau kematian dini, membuat diri menjadi tersiksa. Kini saatnya kita para pengguna rokok aktif untuk berhenti dari barang tersebut dan memulai kehidupan menjadi lebih sehat dari sebelumnya. Masa depan para pengguna khususnya para remaja aktif merokok masih sangat panjang.

Semoga dengan sedikit pengetahuan yang diberikan oleh penulis membuat kita semua yang membacanya mampu mengerti akan bahayanya merokok pada kehidupan kedepan. Penyakit yang ditimbulkan rokok memang tidak berdampak jelas untuk saat ini, namun perlahan rokok mampu membuat kematian bagi para penggunanya. Jadi mulailah saat ini katakan pada diri kita “ rokok adalah musuh dalam hidupmu”.

Daftar Pustaka

organisasi kesehatan sedunia (WHO),

. (www.dampakmerokok.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: